Prosedur Pembersihan Komponen PC

Berikut ini adalah 10 tips yang saya sarankan bila anda hendak membersihkan casis dan komponen di dalamnya :
1. Matikan terlebih dulu semua koneksi listrik yang menuju PC (mencabut kabel power).
2. Lepaskan semua konektor pada komponen PC (harddisk drive, modul memory (RAM), CPU, CD/DVD drive, Power supply, dan sebagainya) dari motherboard.
3. Bila memungkinkan, angkat/lepaskan setiap komponen dari casis (kecuali mainboard), kemudian bersihkan semua debu yang menempel dengan kuas kecil.


4. Dalam membersihkan kipas dan heatsink CPU, perhatikan thermal paste di bagian atas CPU yang menempel dengan dasar heatsink. Bila sudah habis, mutlak harus diganti dengan yang baru jika anda tidak ingin CPU mengalami overheat. Anda bisa membeli thermal paste di toko-toko komputer.
5. Dalam membuka pendingin CPU harus ekstra hati-hati karena bagian ini cukup sulit dilakukan dan butuh peralatan tambahan guna menyungkit pengait heatsink pada socket CPU. Jika anda belum berpengalaman, jangan sekali-kali melakukannya sendiri karena kesalahan sedikit bisa merusak CPU atau motherboard. Lebih baik tinggalkan bagian ini atau menyuruh orang yang lebih pengalaman melakukannya.
6. Pada bagian komponen yang sulit dilepas, anda bisa menggunakan penyedot kecil untuk membuang debu tanpa perlu melepas komponen tersebut dari mainboard.
7. Pemyedot juga digunakan untuk membuang kotoran dari slot memory dan socket CPU.
8. Jangan sekali-kali menggunakan cairan untuk proses pembersihan komponen seperti CPU, hard disk, atau memory. Gunakanlah kuas kecil untuk menyapu setiap bagian komponen yang tertempel debu atau menggunakan penyedot khusus untuk menghilangkan debu dibagian yang sulit terjangkau dengan kuas.
9. Setelah selesai pembersihan, pasang kembali semua komponen pada motherboard secara teliti dan jangan ada yang tertinggal. Terakhir, pasang semua koneksi termasuk power.
10. Nyalakan komputer. Jika Windows mau start dan berjalan normal seperti biasa (tidak restart) berarti pekerjaan yang telah anda lakukan berhasil dengan baik. Namun bila PC restart atau tidak bisa booting ke Windows berarti ada yang salah dengan koneksi atau pemasangan komponen kurang pas. Bila kasusnya seperti ini, kembali matikan komputer dan hubungan listrik, teliti ulang semua koneksi komponen pada motherboard. Kemudian nyalakan kembali komputer.
Selamat mencoba !

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s